Iklan
Beranda > Artikel > Hubungan Bahasa Aceh dengan Bahasa Singkil

Hubungan Bahasa Aceh dengan Bahasa Singkil

Berikut adalah perbandingan antara kata-kata bahasa Aceh dengan bahasa Singkil yang tidak seakar dengan bahasa Melayu. Kata-kata bahasa Singkil diambil dari Kamus Singkil – Indonesia oleh Mulyadi Kombih. Bisa diunduh di sini: http://www.scribd.com/doc/18479737/Kamus-Singkil-Indonesia

Bahasa Singkil Bahasa Aceh Bahasa Melayu
Babah Babah Mulut
Bacek Bacé Ikan gabus
Bakhi Baroë Kemarin
Boho Beuhe Berani
Buk Ôk Rambut
Buni Bunoë Tadi malam (S), Tadi (A)
Cambung Cambông Sejenis mangkuk
Carak Carak
Cengis Ceungih
Ciris Tiréh Bocor
Dom Dum Penuh, Banyak sekali
Jambur Jambô Gubuk, Pondok
Labang Labang Paku
Langi Langoë Renang
Lebah Leubah Buah  terlalu masak
Manuk Manok Ayam
Mincur Tincu Runcing
Purih Puréh Lidi
Redan Rinyeun Tangga
Rempun Rumpuën Kangkung
Salin Salén Mengganti pakaian
Sira Sira Garam
Subang Subang Kerabu
Tama Tém Mau
Tambur Tambô Beduk
Telangke Seulangke Perantara
Tungkik Tungkiëk Penyakit telinga
Tutung Tutông Terbakar

Berikut adalah perbandingan antara kata-kata bahasa Aceh dengan bahasa Singkil yang seakar dengan bahasa Melayu.

Bahasa Singkil Bahasa Aceh Bahasa Melayu
Até Até Hati
Ikur Iku Ekor
Kèpèng Pèng Keping (Uang)
Tanoh Tanoh Tanah
Tasak Tasak (Pidie) Masak
Tembun Teumbôn Gemuk
Tihang Tihang Tiang

Berikut adalah perbandingan antara kata-kata bahasa Aceh dengan bahasa Alas yang tidak seakar dengan bahasa Melayu.

Bahasa Alas Bahasa Aceh Bahasa Melayu
Jambur Jambô Pondok
Tumpi Tumpoë Sejenis makanan
Iklan
Kategori:Artikel
  1. tgk. dipasikaram
    17 September 2010 pukul 18:09

    Salam Kenal.. Saya sangat tertarikdan menaruh apresiasi besar terhadap blog anda. Pada kesempatan ini izinkan saya untuk sedikit mengomentari tentang berapa kata dalam tabel bahasa aceh dan bahasa singkil yang menurut anda tidak seakar dengan bahasa melayu. Saya sepakat terhadap sebagaian kata yang anda cantumkan, namun menurut saya juga terdapat beberapa kata dalam tabel tersebut yang masih memiliki hubungan atau berakar kepada bahasa melayu, meskipun pada taraf aplikatifnya telah mengalami penyempitan/perluasan makna atau telah menjadi jarang dipergunakan. Adapun kata-kata yang maksud yaitu:
    1. Ciris-Tireh; masih memiliki hubungan dengan kata “tiris” yang dalam penggunaan bahasa indonesia mengalami penyempitan makna kepada “mencucurkan air dari sesuatu benda”.
    2. Salin-Salen: bahkan dalam bahasa indonesia sekalipun disamping juga mengandung pengertian “melahirkan” dan “meng-copy”, kata “salin” juga masih digunakan dalam pengertian yang sama dengan bahasa Aceh; misalnya pada kalimat: “bersalin pakaian yang bersih”
    3. Tambur-Tambo; dalam berbagai literatur klasik saya perneh menemukan kata “tambur” dipakai sebagai salah satu nama alat musik tetabuhan; meskipun tidak spesifik mengandung pengertian “bedug”.
    4. Tungki-Tungkiek; sama halnya dengan penjelasan saya pada no. 3.
    5. Tutung-Tutong; saya tidak tahu apakah ada hubungannya, tetapi di Brunei Darusslam ada sebuah wilayah yang juga bernama tutong. Namun, terus terang sejauh ini saya belum tahu apakah hanya kebetulan saja, atau barangkali dalam bahasa melayu di Brunei juga mengenal istilah tutung dalam pengertian yang sama.
    Demikian, mohon maaf jika komentar saya ini ternyata keliru.. Terima kasih,-

  2. adi
    6 Oktober 2010 pukul 19:23

    salam kenal,-

    Saya suka dengan tulisan ini

  3. Mulyadi Kombih
    7 Oktober 2010 pukul 11:34

    selain kata diatas masih ada juga kata Bahasa Singkil yang mirip Bahasa Aceh ;
    1. Banteng = Mantong = Masih
    2. Tempuh = Tumpoeh = bantu (dalam hal bekerja)
    3. untuk yang lain menyusul….

  4. 27 November 2010 pukul 02:45

    Terima kasih banyak Tgk. Di Pasi Karam . . .

  5. 8 Mei 2011 pukul 01:44

    bingung.. :-/

  6. 28 Mei 2011 pukul 02:56

    @ Darwis: Bingung kenapa?

  7. 19 Mei 2012 pukul 14:52

    mohon maaf syedara2 sedikit mengomentari:saya lahir dan besar diaceh singkil.aceh singkil punya 2 bahasa,pecahan bahasa minang (jamee) dan pecahan bahasa batak pak2 (boang), sira = garam,aceh singkil > sikha = garam ,hanya beda lafaz.
    kedua bahasa ini mempunyai persamaan yaitu dalam penyebutan huruf “r” keduanya menyebut “kh” contoh : khata “rata”

  8. Anonim
    9 Juli 2012 pukul 01:38

    masih ada ni y mirif
    belanga : belange = kuali
    labang : labang = paku

  9. 25 Juli 2012 pukul 08:25

    Salam kenal dan salam persahabatan. Permisi ya gan, numpang lewat. Apa kabarnya singkil? Semoga Kotanya semakin maju dan terkenal kemakmurannya. Terima kasih kamus bahasanya, bermanfaat. Semoga ada kosakata yang lain biar tambah lengkap. Saya tunggu kunjungan baliknya di: OBYEKTIF.COM trims atensinya.

    Salam kompak:
    Obyektif Cyber Magazine
    (obyektif.com)

  10. 23 Februari 2013 pukul 09:35

    salam kenal all aqu jga skrg tnggal di singkil: sapo/rumoh/rumah
    tading/tinggai/tinggal.

  11. 19 Maret 2013 pukul 09:41

    niokh/kelapa.
    galuh/pisang.
    page/padi.
    kekhsik/pasir.

  12. amul
    26 Juli 2017 pukul 19:20

    enak ngk tnggl d singkil

  13. idrus merampu
    2 Oktober 2017 pukul 10:28

    mombang/u/kelapa muda
    niokh/u/ kelapa tua
    lae/i/air
    tenggi/manis
    itu aja hihi

  14. Anonim
    18 November 2017 pukul 21:00

    Mantap

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: