Ternyata Bahasa Aceh ada tajwidnya juga! Anda mungkin tidak percaya dengan omongan saya, tapi dalam Bahasa Aceh memang bettul-bettul ada tajwid, yaitu HUKUM IKHFA’ dan IQLAB. Tak caye, sila tengok!
Ikhfa’
Orang-orang Aceh tidak sadar kalau dalam Bahasa Aceh ada hukum Ikhfa’. Dalam ilmu tajwid Ikhfa’ adalah setiap nun mati (bunyi /n/) atau tanwin (juga bunyi /n/) berjumpa dengan huruf-huruf tertentu maka akan dibaca samar-samar. Dalam bahasa Aceh pun ada! Perhatikan:
Nyankeuh kah . . .
Itulah kau . . .
Perhatikan, nun mati (yaitu bunyi /n/) berjumpa dengan kaf (bunyi /k/) maka dibaca samar-samar, menjadi:
Nyangkeuh kah . . .
Itulah kau . . .
Penulisan yang benar adalah kalimat yang pertama. Tetapi karena sebagian besar orang Aceh tidak pernah mendapatkan pelajaran Bahasa Aceh di sekolah maka jadilah orang-orang menulis seperti apa yang diucapkannya. Penulisan cara kedua sangat sering dijumpai seperti dalam SMS, tulisan-tulisan di situs atau blog, di forum-forum internet dan ketika chatting.
Iqlab
Iqlab adalah setiap nun mati (bunyi /n/) atau tanwin (juga bunyi /n/) berjumpa dengan ba (bunyi /b/) maka akan nun mati atau tanwin tadi akan berubah menjadi mim mati (bunyi /m/). Perhatikan:
Nyan ban . . .
Gitu . . .
Dibaca:
Nyam ban . . .
Gitu . . .
Terbukti kan??? 😀
Tinggalkan komentar