Portal Belajar Bahasa Aceh

Tempat yang Tepat untuk Belajar Bahasa Aceh


Populasi Austro Asiatik di Sumatra Bagian Utara

Tulisan ini berangkat dari rasa penasaran penulis akan bahasa penduduk asli Aceh yaitu suku Mante. Dari legenda yang wujud dalam masyarakat Aceh disebutkan bahwa asal muasal orang Aceh berasal dari suku Mante. Bagaimanakah Bahasa orang Mante ini, apakah serupa dengan bahasa-bahasa di sekitarnya seperti bahasa Gayo, Alas, Kluet atau Simeulu? Atau serupa dengan bahasa tetangga Aceh lainnya seperti bahasa Nikobar yang hanya berjarak 150 km dari Pulau Rondo?

Mayoritas bahasa di kepulauan Asia Tenggara termasuk dalam rumpun Bahasa Austronesia yang berasal dari Taiwan. Migrasi orang Austronesia terawal diperkirakan terjadi sejak 4000 SM. Yang menjadi pertanyaan, Bahasa apakah yang dituturkan oleh orang-orang di kepulauan ini sebelum kedatangan orang Austronesia?

Belum banyak penelitian yang membahas hal ini. Salah satu penelitian menyebutkan bahwa terdapat substratum Bahasa Austro Asiatik dalam bahasa-bahasa di pulau Kalimantan.

(Lexical Evidence in Austronesian for an Austroasiatic presence in Borneo : https://muse.jhu.edu/pub/5/article/913565)

Austroasiatic loanwords in Austronesian languages : https://www.academia.edu/125474576/Austroasiatic_loanwords_in_Austronesian_languages

Lantas bagaimana dengan Sumatra?

Rumpun Bahasa Austro Asiatik

Rumpun bahasa Austro Asiatik adalah sebuah rumpun bahasa yang berada di wilayah Indo Cina. Rumpun bahasa ini mencakup banyak bahasa seperti Bahasa Vietnam di wilayah paling timur hingga Bahasa Munda di wilayah paling barat. Bahasa lainnya yang termasuk dalam rumpun Bahasa ini adalah Bahasa Mon, Khmer, Orang Asli dan Nikobar.

Sumatra bagian utara saat ini dihuni oleh beberapa etnis seperti etnis Aceh, Gayo, Batak, dan Melayu. Apakah dalam bahasa-bahasa ini terdapat substratum Bahasa Austro Asiatik?

Bahasa Aceh

Penelusuran substratum Austro Asiatik dalam Bahasa Aceh sebelum kedatangan bangsa Austronesia agak sedikit rumit, dikarenakan Bahasa Aceh berasal dari migrasi bangsa Campa yang terletak di Vietnam bagian tengah. Bahasa Campa bertetangga dengan bahasa-bahasa rumpun Austro Asiatik seperti kelompok Bahasa Bahnarik dan Katuik. Dalam beberapa kasus Bahasa Aceh dan Bahasa Campa memiliki substratum Austro Asiatik yang sama. Namun, pada banyak kasus lainnya, substrat Austro Asiatik dalam Bahasa Aceh malah serupa dengan Bahasa Orang Asli di Semenanjung Malaya.

Penelusuran substrat Austro Asiatik dalam bahasa Aceh merujuk pada pusat basis data Austro Asiatik berikut : http://sealang.net/monkhmer/dictionary/

Dalam daftar berikut ini hanya dicantumkan substrat Austro Asiatik yang bukan berasal dari kontak Bahasa Proto Campa dengan Bahasa-bahasa Austro Asiatik di sekitarnya seperti kelompok Bahasa Bahnarik dan Katuik. Hal ini untuk mengetahui substrat Austro Asiatik murni yang terdapat dalam bahasa Aceh yang tidak terkait dengan kontak bahasa Austro Asiatik di daratan Indo Cina.

AcehCampaMelayuGayoAustro Asiatik
KataBahasaKelompok
böhklakbuangtekarbosSemaiOrang Asli
    bohKuiKatuik
cikokwebengkokgedokcungkeukSemaiOrang Asli
cuthasit, mbiakkecilkucakbacitSemaiOrang Asli
cokMlabriKhmuik
hèkglihcapekhèkgesèkKensiuOrang Asli
 glaih  khèhNyah KurMonik
 klar  ha-akAlakBahnarik
 litaih  etKuiKatuik
kiwiengwebengkokgedokwengKensiu Orang Asli
lampeleykampungkutepanamLavenBahnarik
    panamCarNikobarik
    lalagngKensiuOrang Asli
tuhtumpahmamur, mayaksaruSemaiOrang Asli
s’uepsuetparusosopsopJahaiOrang Asli
subSemai
sopSemnam
sohBahnarBahnarik
sapaiboh pallenganpumusapalTemiarOrang Asli
sagôpsauk eakabutemunsagubTemiarOrang Asli
    sagubJahaiOrang Asli 
wieiwkirikidakengwilTampuanBahnarik
    sawelSemelaiOrang Asli 
    wikJahaiOrang Asli 
    welSemnam Orang Asli
    awiarAlakBahnarik 
    awiar Proto Katuic

Dari daftar kata-kata di atas, banyak ditemukan kata-kata dalam Bahasa Aceh yang merupakan substrat Austro Asiatik yang berasal dari cabang Bahasa Orang Asli. Hipotesis yang ingin saya kemukakan adalah bahwa sebelum kedatangan orang Campa bahkan sebelum kedatangan kelompok Proto Melayu seperti orang Gayo dan Batak, wilayah Sumatra bagian utara sudah dihuni oleh kelompok etnik yang serumpun dengan Orang Asli di Semenanjung Malaya.



Tinggalkan komentar